headerphoto

Diwarnai interupsi, eksekutif sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2010

Kamis, 26 November 2009 10:20:00 - oleh : editor

Meski sempat diwarnai interupsi, rapat Paripurna DPRD (26/11) dengan agenda penyampaian Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Kulon Progo tahun 2010 berjalan relatif lancar. Interupsi oleh Wiyono dan Drs.H.Kasdiyono, mempermasalahkan undangan yang mengagendakan dua rapat paripurna, tetapi Pimpinan rapat dalam pengantarnya hanya mengagendakan 1  rapat paripurna. Permasalahan akhirnya dapat diselesaikan setelah Pimpinan Rapat meralat bahwa ada 2 rapat paripurna, yakni Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan RAPBD 2010 oleh Bupati dan Rapat Paripurna penyampaian pendapat  Pansus dan pemandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap raperda penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah.

Nota Keuangan yang disampaikan Wakil Bupati Kulon Progo, H. Mulyono, menetapkan 6 prioritas pembangunan Kabupaten Kulon Progo tahun 2010 yaitu : 1). Pengurangan kemiskinan dan Pengangguran, 2). Pengembangan pertanian, industri dan Perdagangan, 3). {eningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, 4). Peningkatan sarana dan prasarana, 5). Pemantapan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, dan; 6). Peningkatan kelembagaan dan kapasitas masyarakat dan aparatur.

Alokasi Belanja RAPBD tahun 2010 sebesar Rp. 577,511 M, mengalami penurunan dari tahun 2009 sebesar 4,21%, karena estimasi pendapatan dibandingkan tahun 2009 juga mengalami penurunan dari Rp. 575,3 M menjadi 558,1 M, atau sekitar 2,97 %.

Dalam penyampaiannya Eksekutif menjelaskan bahwa RAPBD 2010 mengalami defisit anggaran karena terdapat selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja daerah, tetapi hal itu tidak bertentangan dengan prinsip penyusunan anggaran sepanjang defisit dapat ditutup dari sumber pembiayaan yang masih dimungkinkan.

Pada akhir penyampaian Nota Keuangan, Wakil Bupati berharap RAPBD 2010 segera dibahas oleh DPRD sehingga dapat segera ditetapkan menjadi peraturan daerah.

   

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya